Minggu, 12 Mei 2013

Misteri Runtuhnya Gedung WTC-7

Gedung WTC-7 sebelum runtuh

Salah satu topik hangat seputar investigasi kasus 911 adalah peristiwa runtuhnya gedung WTC No 7. Keterangan resmi yang dikeluarkan Gedung Putih mengatakan, runtuhnya gedung yang banyak disewa oleh instansi negara seperti kantor pajak dan juga CIA ini disebabkan oleh paparan hawa panas dari terbakarnya menara kembar. Tentu saja, keterangan versi pemerintah ini banyak mengundang tawa disebabkan kekonyolan yang begitu naif.

Banyak pakar struktur bangunan baja, ahli matematika dan fisika, sampai dengan ahli metalurgi menolak keterangan ini dan mengatakan bahwa nyala api yang sangat panas di udara terbuka sekalipun tidak akan sanggup melumerkan kolom-kolom penyangga yang begitu besar dan kokoh seperti yang ada di gedung WTC-7.

"Adalah sangat naif  mengatakan gedung yang tidak ditabrak pesawat, tidak terbakar dengan hebat, dan jaraknya dengan menara kembar sejauh 350 kaki, bisa runtuh hanya karena hawa panas. Itu sungguh-sungguh konyol. Satu-satunya alasan yang masuk akal menerangkan sebab-sebab keruntuhan itu adalah telah dilakukan controlled demolition (peledakan terencana) terhadap WTC-7 yang dilakukan oleh tenaga ahli yang berpengalaman, " tukas prof. Jones.


Laporan dari komisi penyidik 911 bentukan pemerintah AS pun tidak menyinggung tentang sebab-sebab runtuhnya WTC-7, yang terjadi 11 september 2001 pukul 05.20 sore, sekitar tujuh jam setelah menara kembar WTC runtuh.

Kepastian telah dilakukannya  controlled demolition  terhadap gedung WTC-7 diperoleh dari Larry Silverstein, seorang pengusaha yahudi yang dalam laporan PBS, september 2002, mengaku jika dirinya berkata kepada komandan NY Fire Fighter Department agar meruntuhkan gedung WTC-7. Larry diduga kuat menerima laba sebesar 50 juta dollar AS dari penghancuran WTC-7. Peledakan terencana atas WTC-7 juga dikuatkan Mark Loizeaux, President Controlled Demolition, Inc (CDI) of Phoenix Md, yang mengatakan bahwa WTC-7 sengaja diruntuhkan dengan Thermite demolition (AFP).

Prof. Earl Jones juga menyinggung soal keanehan WTC-7."WTC-7 memiliki 47 lantai dan tidak dihantam pesawat manapun. Namun mengapa bisa ambruk begitu cepat? Padahal tidak ada tumpahan minyak disana. Saya sebagai guru besar Matematika dan Fisika tidak bisa menerima hal ini. Gedung WTC-7 disangga oleh 24 kolom dari baja besar dan kuat. Terlebih lagi keruntuhan WTC-7 tejadi secara simetris. Ini benar-benar aneh! Tidak ada sebuah gedung pun di dunia ini yang runtuh akbat gempa atau mungkin katakanlah kebakaran, yang bisa runtuh secara simetris vertikal terkecuali gedung tersebut sengaja diruntuhkan dengan peledakan terencana atau controlled demolition.

Markas Gelap CIA

Misteri WTC-7 kian menarik ketika dihubungkan keberadaan sejumlah instansi pemerintah yang terkait dengan uang dan kerahasiaan yang menyewa ruangan disana. Instansi pemerintahan tersebut antara lain, Internal Revenue Service Regional Council, U.S. Secret Service, American Express Bank International, Standard Chartered Bank, Provident financial Management, ITT Hartford Insurance group, Federal Home Loan Bank, NAIC Securities, Securities & Exchange Commission, Mayor's Office of Emergency Mgmt, dan CIA.

Nama CIA sendiri tidak tercantum  di dalam daftar penyewa resmi yang dikutip CNN. Namun dari sumber-sumber lainnya, seperti Gotham Gazette (12/09/2001), nama CIA dicantumkan. Hal ini oleh oleh sejumlah kalangan penggiat kemanusiaan di AS dan Eropa ditegaskan sehinggan mereka memberi nama gedung WTC-7 sebagai "CIA Building".

Dalam tulisan berjudul "Secretive CIA Site in New York Was Destroyed on Sept. 11"   oleh James Risen published (4/11/2001) yang juga dimuat di New York Times, disebutkan bahwa "kantor gelap" yang di sewa CIA tersebut difungsikan sebagai tempat arsip intelijen dan laporan-laporan lainnya. Dengan hancurnya gedung WTC-7 maka segala arsip dan laporan aktivitas CIA - salah satunya tentang aktivitas CIA di Teheran dalam peristiwa pendudukan kedubes AS di teheran tahun 1979 - juga ikut terkubur dan lenyap. Dokumen ini tentu bukan yang paling rahasia yang menyebabkan CIA benar-benar menginginkan WTC-7 ikut dirobohkan.

Patut diduga, "The CIA Clandestine Office" yang menempati gedung WTC-7 menyimpan dokumen-dokumen yang sangat rahasia sehingga harus dilenyapkan dengan cara-cara yang juga luar biasa.

sumber : Suara Bawah Tanah, Majalah Online
referensi dapat juga baca di : http://www.ae911truth.org/







Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Baca Juga

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...